Kamis, 20 Agustus 2020

Pentingnya Kamu Melawan Rasa Malas


Masih suka malas ga sih jika mau melaksanakan sesuatu? Sepertinya iya. Karena rasa malas itu memang tak bisa dibantah sangatlah asik, mampu rebahan, santai – santai, dan terlebih lagi jikalau malas – malasan di kasur sekaligus gravitasi kasur begitu besar lengan berkuasa, sehingga tarikan untuk tetap malas begitu besar. Tapi, malas ternyata berpengaruh buruk juga jika terlalu sering, dan ini menjadi kebiasaan yang sangat buruk. Coba kamu pikirkan, apakah feedback yang didapat dari malas? Tidak ada, bukan? Ya, pastinya. Malas boleh saja dilaksanakan jikalau hanya sesekali, diubahsuaikan juga dengan kegiatan kita seharinya dan kalau diri terasa sedang lelah, suntuk, boleh saja untuk malas – malasan seraya rebahan dan menonton drama. Tapi, ingat! Jangan terlalu berlama – lama dan terus – menerus.





Baca Juga: 5 Tips Mengatasi Sifat Malas pada Diri Sendiri





Rasa malas yaitu rasa yang harusnya menjadi lawan bagi diri kita, sebab rentan sekali setiap pekerjaan menjadi fatal hanya alasannya adalah malas meskipun itu hanya sedikit. Dampak dari rasa malas adalah terbengkalainya semua pekerjaan karena kita suka menunda – nunda “ah, entar ajalah ngerjainnya, masih ada waktu 2 jam lagi”, risikonya yang terjadi yaitu semua pekerjaanmu yang tertunda menjadi menumpuk dan tidak terkontrol, bahkan ada saja yang bisa kehilangan pekerjaannya sendiri cuma karena malas. Nah, lho sangat disayangkan bukan? Jika pekerjaan bisa jadi taruhannya jika malas.  Terlebih lagi jikalau kamu ialah seorang freelancer, kamu harus benar – benar mampu menanggapi rasa malas ini, alasannya adalah kamu yakni bos bagi pekerjaan dan dirimu sendiri, dan kamu ialah orang yang mengorganisir dan mengatur agenda pada pekerjaanmu. Jadi, jika kamu malas cuma akan mengakibatkan pekerjaanmu tidak diselesaikan.





Baca Juga: Cara Menghilangkan Rasa Malas Kamu dengan Metode Woop





Boleh saja untuk berlaku malas saat kau tengah merasa begitu lelah dengan apa yang kamu lakukan, karena ada saja waktunya kamu untuk merasa malas akan hal itu. mungkin mampu malas melakukan pekerjaanmu dan meninggalkan pekerjaanmu sementara dengan pergi bermain, atau nongkrong, menonton bioskop, ya kamu kerjakan saja itu selaku penghilang penat alasannya adalah pekerjaan. Tetapi, jangan hingga kamu terlalu berlama – lama alasannya adalah itu akan menjadi malas yang berkepanjangan hingga jadi kebiasaan. Karena, saya juga sering kali malas untuk menulis, atau mengerjakan peran sehingga kadang kala saya ingin bermalas – malasan, ya saya lakukan itu dengan cara menonton youtube, drama, membaca webtoon. Itu semua saya lakukan dengan sasaran waktu, jadi aku tentukan waktunya untuk bermalasan sekitar berapa menit atau berapa jam selagi itu tidak mengusik keberlangsungan pekerjaan aku.





Solusi bagi kau yang masih sering malas dan sudah menjadi pemalas akut dapat kamu sikapi dengan mengikuti cara ala ala orang jepang. Seperti yang kita ketahui sendiri, bahwa jepang adalah negara yang mana orang – orangnya sungguh menjunjung tinggi semangat etos kerja, dan disiplin. Nah, kamu dapat menjajal melakukan hal – hal kecil yang sama setiap harinya, dan itu harus setiap hari secara kamu kerjakan secara konsisten. Misalnya, saya setiap hari setidaknya membaca novel 2 halaman paling sedikit dan membuat satu bait puisi. Setiap hari aku kerjakan secara rutin, sehingga dengan itu aku terbiasa untuk produktif dan jika tidak saya kerjakan sama sekali, itu akan terasa mirip ada yang kurang dalam hidup saya. Saya melaksanakan itu agar tidak membuat diri saya menjadi malas, dan membaca novel serta membuat satu bait puisi setidaknya hal itu menciptakan otak aku mampu melakukan pekerjaan untuk berpikir dan kesanggupan saya menulis tidak berkurang.





Dari kebiasaan kecil yang dilaksanakan dapat menggiring kau pada level produktif yang lebih baik lagi sehingga kau akan lebih mampu untuk melawan rasa malas yang menyerangmu. Maka, sebisa mungkin lawan rasa malasmu dengan melakukan hal – hal kecil apalagi dahulu, mirip saya yang awalnya hanya sebagai seorang penulis puisi sampai dikala ini menjadi seorang penulis. Sungguh menarik bukan? Makara, setidaknya dari hal kecil kamu dapat jadi lebih baik lagi sampai kedepannya secara bertahap.





Semog berguna, Arigato Subete.



Sumber yl.com


EmoticonEmoticon